Kopi Pagi Ini

Tanpa kata tanpa tanda
Kamu kehilanganku
Aku pergi ke tempat baka
Lalu kabar kita merambat lambat
Kamu tangis aku tamat
Terlambat
Tak sanggup kusentuh lagi kamu yang hangat

Sayang
Aku selalu haus jadi malammu
Jadi cangkir kopi panas mu
Jadi damai pantaimu
Kini kemana-mana ku bawa bebatu rindu
Berharap satu
Kamu melihatku

Aku harus abadi
Kutinggal kamu pergi
Suatu saat jika awan menggerimisimu lalu kamu ingat aku, katakan pada angin pada pantai dan pada kopimu kalau “rindu ingin segera menemuimu”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s