Jadikan UN sebagai Pemetaan, Bukan Kelulusan

Ujian Nasional ohh….. Ujian Nasional

Barusan aq memosting tentang menyoal UN, belum kelar dalam benak fikiran saya untuk menyudai persiapan UN di tingkat SMA/MA, tetapi sampai detik ini fikiranku masih terusik dengan sana sini, yang selalu membahas akan Ujian Nasional

Entah harus darimana saya memulai bercerita tentang Ujian Nasional yang begitu menyimpan kenangan yang tidak akan pernah terlupakan karena saya salah satu diantara beribu guru yang ikut menyiapkan Ujian Nasional. Namun dari situlah saya mencoba menuangkan opini tentang Ujian Nasional.

Ujian Nasional memang menjadi momok yang sangat ditakuti bukan hanya para guru pada sekolah tertentu namun juga para siswa siswi yang berada pada tingkat akhir. Hingga kini pun saya pribadi juga tidak mengerti esensi maupun subtansi dari Ujian Nasional tersebut. Ada yang berkata bahwa Ujian Nasional adalah ujian negara, pertanyaannya cukup sederhana, apakah negara pernah melakukan pendampingan terhadap para peserta didiknya ? Dan mengapa negara yang harus menentukan kelulusan setiap peserta didiknya ? lalu dimana peran guru yang selama 3 tahun mendampingi mereka ?

Menurut saya Ujian Nasional sangat relevan jika bukan dijadikan sebagai tolak ukur kelulusan, namun lebih baik jika Ujian Nasional dijadikan pemetaan untuk menyamakan antara daerah dan pusat. Karena pola pengajaran antara daerah dan pusat jelas berbeda meskipun kurikulumnya sama, apalagi sarana dan prasarananya jelas jauh berbeda.

Dan yang paling berhak untuk menentukan kelulusan menurut saya ialah Sekolah/Madrasah tersebut, karena Sekolah/madrasah-lah yang lebih mengetahui karakteristik setiap peserta didiknya.

Memang kita akui bahwa pelaksanaan Ujian Nasional tahun ini amat sangat amburadul sehingga menimbulkan banya polemik dan keresahan di semua lini masyarakat indonesi

Kini saatnya pemerintah melalui kemendikbud harus berani dan berkata jujur bahwa kekurangan-kekurangan dalam pelaksanaan tahun ini adalah cambuk pedas bagi pemerintah untuk merubah tatanan sisten UN yang dulu menjadi standar kelulusan harus dijadikan standar pemetaan

Semoga mengena….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s