Mari Mulai Usaha Mandiri

Masih teringat ucapan dulu yang disampaikan dai kondang AA Gym tentang wira usaha, wirausaha sebagai senjata efektif untuk memberdayakan rakyat,senjata efektif untuk mempercepat proses mensejahterakan rakyat sesuai cita-cita luhur bangsa Indonesia. Menurutnya Dai kondang tersebut, jumlah penduduk Indonesia sangat besar, lebih dari dua ratus juta,artinya kalau dibandingkan dengan negara-negara lain di timur tengah atau asean maka negara kita ini lebih dari 10 negara.

tambahnya kalau 10% nya suka permen, lalu kita bikin permen maka berapa juta permen yang harus kita produksi,begitupun kalau kita bikin lainya. sebuah ide dasar yang cerdas dimana jumlah penduduk besar itu adalah anugerah, sebuah modal Dasar yang tidak semua bangsa memilikinya, modal dasar untuk bangkit dalam kemandirian.bayangkan sebuah modal besar potensial dimana negara lain menggangap kita pasar potensial tapi kita sendiri tidak menyadarinya,

AA juga mengajak para kaula muda usahawan untuk melakukan karya nyata dengan melakukan wirausaha mulai dari hal-hal kecil,mulai saat ini dan sekarang juga.kata sederhana dimana saat ini sangat di butuhkan oleh bangsa ini menuju bangsa yang mandiri,besar dan sejahtera.

Berangkat dari hal tersebut,maka tidak ada alasan untuk tidak sejahtera asal ada kemauan,saat ini banyak sekali kebijakan yang mengawal wirausaha mandiri,konsultan, LSM, partai dll bekerja keras 24 jam ’siaga satu’mengawal dan melakuikan pendampingan bagi siapaun rakyat yang berkemauan untuk maju.kaula muda juga tidak sedikit yang sukses membangun usaha mandirinya dengan maju,sebuah fenomena yang menyegarkan di balik kekacauan politik yang penat.

Lalu, apa yang membuat ide besar usaha mandiri kecil ini berjalan terlambat? Dasarnya di pola pikir dan pendidikan, pola pikir warisan belanda atau penjajah yang bangga menjadi pegawai apalagi pegawai negri harus mulai di kikis secara perlahan-lahan dengan karya nyata bahwa wiraswasta lebih mulia,makmur dan maju,pola pikir tersebut juga harus dibarengi dengan kebijakan pemerintah yang berbuat adil terhadap warga bangsanya,dimana pemerintah tidak boleh lagi menjadikan PNS dsb sebagai anak emas yang diberi kemudahan dalam berbagai hal.

Yang kedua adalah pendidikan, wirausaha harus masuk kurikulum pendidikan sejak usia muda,kurikulum yang dibarengi dengan pendidikan motivasi dan contoh2 keberhasilan para wirausaha sehingga mengisnpirasi kaula muda untuk berkarya,mandiri dan maju.kalau ini sudah berjalan maka kesehteraan rakyat bukan semata-mata tugas negara tapi kewajiban semua anak bangsa, semoga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s