Mendengarkan Bisa Menjadi Solusi

Sejatinya seseorang Ingin sekali jika didengarkan.Begitupun pendapat yang diutarakannya. Suatu ketika disebuah sekre suatu organisasi di mipa melihat kalau tidak salah terpampang suatu tulisan orang Miskin tidak boleh kuliah,hmm.jadi ingat periode yang kelam.

Dan saya pun disuruh membantu teman-teman di sebuah sekre tersebut. Diakhir sesi. sayapun duduk-duduk di ruang tamu. Organisasi ini erat sekali dengan kepemimpinan. Sambil mengobrol-ngobrol dengan kakak angkatan saya. kemudian saya terpikirkan ,saya melihat seorang pemimpin mungkin saja lebih sering ingin didengarkan. Kemudian saya bertanya kepada beliau Bagaimana cara mendengarkan, mas ?.ujar saya. kamu harus fokus kepada orang yang diajak berbicara, kalau perlu pandangan lurus. perhatikan setiap kata.balas mas Gr. oke mas.kurang lebih seperti itu.

Mendengarkan bisa menjadi solusi. Utarakanlah secara bersahabat ketika mendengarkan. Tidak mudah memang menjadi pendengar yang baik ditengah banyak agenda, ditengah banyak tugas dan banyak pikiran yang melalang buana. Justru itulah yang melatih emosi kita.

Beberapa hal yang bisa menjadi penyakit bagi pendengar yang mau mendengarkan temannya yang berbicara. Bisa jadi diantaranya : pernyataan dalam hati ,saya lebih baik loh daripada dia. Bisa juga karena iri, dengki atau ada permasalahan dengan beliau. Terkadang jabatanataupun posisi peran juga menjadi momok terpenting, saya loh yang harus didengarkan.

Kita harus bisa saling memahami kondisi dan situasi yang ada pada teman bicara kita. Dengarkanlah apa yang akan kita dengarkan dengan baik. Belajarlah, Bukan selalu ingin diperhatikan ,namun selalulah ingin memperhatikan, cuek aja pada diri kita, jangan selalu kuatkan ego.itu kata inspiratif dari mas Ir.

Banyak hal yang terpecahkan dengan hanya mentabayunkan atau sekedar mengkomunikasikan, salah satu media yang digunakan adalah pendengaran dan oleh karena itu mendengarkan bisa menjadi solusi.

Mendengarlah sampai selesai. Kitapun tidak ingin terpotong kan kalimat-kalimat yang menyatu menjadi paragraf-paragraf saat kita berbicara. Terkadang banyak ilmu yang tersembunyi atau biasa saya katakan terkadang apa yang saya dengarkan adalah ilmu baru (asing) dan bisa jadi ilmu itu bermanfaat.

Mendengarkan adalah media yang baik untuk memahami persoalan atau ilmu. Disitu pun yang harus selalu dikuatkan adalah kemampuan mendengarkan. Didalam sebuah buku manajemen konflik, sengaja penulis menulis bagian tentang komunikasi diakhir buku. Dan menjelaskan salah satu yang membuat konflik adalah terkait komunikasi. yuk jaga komunikasi dengan baik, dari level terendah hingga tertinggi. kita pun harus selalu menjaga komunikasi yang baik.Mulai dari hablum minallah hingga hablum minannas. Dan solusi yang diberikan buku itu adalah supaya hubungan kita bisa harmonis, dinamis dan romatis.hehe, maka perlu adanya komunikasi yang baik. Dan perantaranya adalah saling bisa mendengarkan dan mengerti satu sama lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s