Waspada, Ponsel Bisa Akibatkan Kerusakan Otak

Kehidupan modern mengakibatkan demensia atau kerusakan otak lebih awal. Gaya hidup itu meliputi penggunaan PC, ponsel, peralatan elektronik, dan bahan kimia.

Namun, peneliti menyayangkan banyak masyarakat yang mengabaikan peringatan tersebut. Padahal penelitian Bournemouth University, Inggris, mencatat kerusakan saraf sebagai penyebab kematian tertinggi di 16 negara.

“Ini bukanlah faktor genetik karena periodenya terlalu singkat,” ujar pemimpin penelitian, Profesor Colin Pritchard.

Ada pula beberapa hal yang memengaruhi orang-orang di sejumlah negara. Epidemik itu dipengaruhi lingkungan serta perubahan sosial.

“Seperti, wanita lebih mudah terpengaruh karena kehidupan mereka memiliki periode yang cepat berubah dibandingkan pria,” kata Pritchard.

Amerika Serikat menjadi negara dengan jumlah kematian tertinggi akibat penyakit saraf sepanjang 1979 sampai 2010. Sementara Inggris menempati posisi ke empat berdasarkan data statistik Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO).

Di negara kerajaan itu, jumlah penderita penyakit saraf lebih banyak dialami wanita, angkanya mencapai 48 persen. Sedangkan pria penderita penyakit saraf berjumlah 32 persen. Jumlah kematiannya meningkat dari 4.500 menjadi 6.500 orang.

Public Health Journal menyebutkan teknologi menjadi epidemik tersembunyi yang menyebabkan kematian di bawah usia 74 tahun, terutama di Inggris. Total jumlah kematian karena demensia di 16 negara pun meningkat signifikan. Bahkan jumlahnya sangat kontras bila dibandingkan dengan penyakit penyebab kematian lainnya.

Pritchard mengatakan statistik itu sangat mengancam masyarakat, terutama keluarga. Lantaran itu, setiap orang harus mengenali seberapa besar epidemik itu betul-betul memengaruhi lingkungan dan perubahan sosial.

“Selama 30 tahun terakhir, terjadi ledakan produk elektronik, radiasi, PC, microwave, televisi, ponsel, dan polusi bahan kimia. Tidak ada satupun faktor yang memiliki interaksi kuat antara pemicu perubahan lingkungan dengan perubahan kondisi,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s